Terbitan Buku
- Detail
- Deskripsi
- Preview Book
Judul | : | Bertahan di Tanah Leluhur: Etnografi Orang Taikat di Tengah Proses Modernisasi & Erosi Budaya |
Penulis/Editor | : | Dr. Abdi K. Frank; Usman Idris |
Diterjemahkan Oleh | : | – |
Penerbit | : | Uncen Press |
ISBN | : | 978-602-1360-61-3 |
E-ISBN | : | 978-602-1360-62-0 |
Tahun Terbit | : | 2026 |
Jumlah Halaman | : | iv + 114 |
Edisi/Cetakan | : | Pertama |
Harga | : | – |
Stok | : | Pre-Order |
Judul | : | Bertahan di Tanah Leluhur: Etnografi Orang Taikat di Tengah Proses Modernisasi & Erosi Budaya |
Penulis/Editor | : | Dr. Abdi K. Frank; Usman Idris |
Diterjemahkan Oleh | : | – |
Penerbit | : | Uncen Press |
ISBN | : | 978-602-1360-61-3 |
E-ISBN | : | 978-602-1360-62-0 |
Tahun Terbit | : | 2026 |
Jumlah Halaman | : | iv + 114 |
Edisi/Cetakan | : | Pertama |
Harga | : | – |
Stok | : | Pre-Order |

Buku Bertahan di Tanah Leluhur: Etnografi Orang Taikat di Tengah Perubahan Modernitas dan Erosi Budaya menghadirkan potret mendalam tentang kehidupan sosial, budaya, dan kosmologi Orang Taikat, juga dikenal sebagai Tajkat, Taiget, atau Daiget, walau lebih familiar dengan sebutan orang Arso atau Suku Abrab, sebuah komunitas adat yang mendiami wilayah Kabupaten Keerom, Papua. Melalui pendekatan etnografi, buku ini menelusuri bagaimana Orang Taikat membangun relasi yang erat dengan tanah leluhur sebagai pusat identitas, sumber kehidupan, dan landasan sistem sosial mereka.
Pembahasan buku ini mencakup berbagai aspek kebudayaan Orang Taikat, mulai dari persebaran dan kondisi ekologis wilayah, struktur kekerabatan berbasis keret dan moiety, sistem pengetahuan lokal, bahasa, religi dan mitologi, mata pencaharian subsisten, hingga kesenian dan ritual adat. Setiap aspek dianalisis sebagai bagian dari satu kesatuan sistem budaya yang hidup dan saling terkait, bukan sebagai unsur-unsur yang berdiri sendiri. Buku ini menunjukkan bahwa praktik budaya Orang Taikat tidak dapat dilepaskan dari pemahaman kosmologis mereka tentang hubungan antara manusia, alam, dan dunia roh. Di tengah arus modernisasi, buku ini juga mengulas proses adaptasi dan negosiasi budaya yang dilakukan oleh Orang Taikat ketika berhadapan dengan institusi negara, agama formal, pendidikan modern, serta ekonomi pasar. Alih-alih menampilkan masyarakat adat sebagai komunitas yang pasif atau terpinggirkan, buku ini menegaskan peran aktif Orang Taikat dalam menyaring, menafsirkan, dan mengintegrasikan unsur-unsur baru ke dalam kehidupan mereka tanpa sepenuhnya melepaskan nilai-nilai adat. Proses ini memperlihatkan ketahanan budaya sekaligus kerentanan terhadap erosi identitas dan pengetahuan lokal.
Lebih dari sekadar dokumentasi budaya, buku ini mengajukan refleksi kritis tentang pentingnya pendekatan pembangunan dan kebijakan publik yang menghormati sistem pengetahuan lokal dan hak masyarakat adat atas tanah leluhur. Dengan menggabungkan data lapangan, narasi etnografis, dan analisis teoretis, buku ini diharapkan menjadi kontribusi penting bagi kajian antropologi Papua, studi masyarakat adat, serta wacana pelestarian budaya di Indonesia. Buku ini ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pembuat kebijakan, dan pembaca umum yang ingin memahami kompleksitas kehidupan masyarakat adat Papua secara lebih mendalam, manusiawi, dan kontekstual.
Preview Book
Jika anda ingin melihat dalam mode pra-tampil isi buku silahkan untuk menekan tombol Preview. Namun tidak seluruhnya isi buku kami tampilkan karena mengandung Hak Cipta dan telah dilindungi oleh Badan Hukum! Untuk mendapatkannya anda diharuskan untuk menghubungi kami atau membelinya langsung. Terimakasih. . .
"Have a nice day. . ."
PREVIEWFollow Our Social Media
Berbagi di Media Sosial :
Terbitan Buku Lainnya

Berita Terkini
Warta – UNCEN Universitas Cenderawasih
- Tingkatkan Akuntabilitas, Uncen Gelar Pelatihan Penyusunan LPJ Finansial bagi Pengurus UKM dan...by Humas Uncen on June 22, 2026 at 11:06 am
Universitas Cenderawasih (Uncen) terus berkomitmen dalam memperkuat tata kelola keuangan organisasi […]
Member Of

Visitor Statistics
Tools











