Selamat Datang Di Situs Resmi UncenPress

Segera Terbit

Bertahan di Tanah Leluhur: Etnografi Orang Taikat di Tengah Proses Modernisasi & Erosi Budaya

Penulis/Editor

:

Simon Abdi K. Frank & Usman Idris

Negara Asal

:

undefined

Penerjemah

:

Jml. Hal.

:

iv + 114

Ukuran Buku

:

Unesco (15,4cm x 23cm)

ISBN

:

Sedang dalam pengajuan

E-ISBN

:

Sedang dalam pengajuan

[ S I N O P S I S ]

Buku Bertahan di Tanah Leluhur: Etnografi Orang Taikat di Tengah Perubahan Modernitas dan Erosi Budaya menghadirkan potret mendalam tentang kehidupan sosial, budaya, dan kosmologi Orang Taikat, juga dikenal sebagai Tajkat, Taiget, atau Daiget, walau lebih familiar dengan sebutan orang Arso atau Suku Abrab, sebuah komunitas adat yang mendiami wilayah Kabupaten Keerom, Papua. Melalui pendekatan etnografi, buku ini menelusuri bagaimana Orang Taikat membangun relasi yang erat dengan tanah leluhur sebagai pusat identitas, sumber kehidupan, dan landasan sistem sosial mereka.

Pembahasan buku ini mencakup berbagai aspek kebudayaan Orang Taikat, mulai dari persebaran dan kondisi ekologis wilayah, struktur kekerabatan berbasis keret dan moiety, sistem pengetahuan lokal, bahasa, religi dan mitologi, mata pencaharian subsisten, hingga kesenian dan ritual adat. Setiap aspek dianalisis sebagai bagian dari satu kesatuan sistem budaya yang hidup dan saling terkait, bukan sebagai unsur-unsur yang berdiri sendiri. Buku ini menunjukkan bahwa praktik budaya Orang Taikat tidak dapat dilepaskan dari pemahaman kosmologis mereka tentang hubungan antara manusia, alam, dan dunia roh. Di tengah arus modernisasi, buku ini juga mengulas proses adaptasi dan negosiasi budaya yang dilakukan oleh Orang Taikat ketika berhadapan dengan institusi negara, agama formal, pendidikan modern, serta ekonomi pasar. Alih-alih menampilkan masyarakat adat sebagai komunitas yang pasif atau terpinggirkan, buku ini menegaskan peran aktif Orang Taikat dalam menyaring, menafsirkan, dan mengintegrasikan unsur-unsur baru ke dalam kehidupan mereka tanpa sepenuhnya melepaskan nilai-nilai adat. Proses ini memperlihatkan ketahanan budaya sekaligus kerentanan terhadap erosi identitas dan pengetahuan lokal.

Lebih dari sekadar dokumentasi budaya, buku ini mengajukan refleksi kritis tentang pentingnya pendekatan pembangunan dan kebijakan publik yang menghormati sistem pengetahuan lokal dan hak masyarakat adat atas tanah leluhur. Dengan menggabungkan data lapangan, narasi etnografis, dan analisis teoretis, buku ini diharapkan menjadi kontribusi penting bagi kajian antropologi Papua, studi masyarakat adat, serta wacana pelestarian budaya di Indonesia. Buku ini ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, pembuat kebijakan, dan pembaca umum yang ingin memahami kompleksitas kehidupan masyarakat adat Papua secara lebih mendalam, manusiawi, dan kontekstual.

 

Jayapura,  April 2026

         PENULIS

Jayapura,   April 2026

                      PENULIS

Chat & Follow Us
Berbagi di Media Sosial :

Terbitan Buku

Berita Terkini

Warta – UNCEN Universitas Cenderawasih

Member Of

Visitor Statistics

Flag Counter

Tools

PENERBITAN BUKU

UncenPress Program Pascasarjana – Universitas Cenderawasih

PAKET A

Civitas Akademika Uncen

Di peruntukkan secara khusus kepada Tenaga Pendidik (Dosen), Mahasiswa dan Tenaga Kependidikan (Staf) yang berada di lingkungan kampus Universitas Cenderawasih.

Mendapatkan 4 Exampler Buku

Penulis akan mendapatkan 4 exampler buku yang telah diterbitkan melalui UncenPress di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Penerbitan ISBN

Penulis akan mendapatkan layanan khusus dari Tim UncenPress yaitu memproseskan pengajuan dalam penerbitan International Serial Book Number (ISBN) pada per 1 judul tulisan yang akan diterbitkan.

Free E-Book Ber-ISBN

Uncen Press memberikan E-book gratis yang dilengkapi dengan E-ISBN kepada penulis yang telah menerbitkan dan mencetak bukunya. Sehingga buku dapat diakses di semua perangkat pintar elektronik.

Pencetakan Hitam-Putih

Hasil tulisan akan dicetak dengan kualitas Hitam-Putih khususnya pada bagian isian dalam buku. Terkecuali pada Cover Buku akan dicetak dalam keadaan berwarna.

Halaman Cetak Maks. 150

Maksimal cetak halaman buku sebanyak 150 halaman. Jika penulis memiliki tulisan diatas 150 halaman (setelah dilakukannya layout & penyuntingan teks, gambar, tabel, grafik diagram dan sebagainya, maka akan dikenakan biaya tambahan secara administratif dan status dialihkan menjadi Non-Paket.

Ukuran Buku Unesco

Hasil tulisan yang akan dicetak dengan ukuran standar Internasional yaitu UNESCO (15,4 cm x 23 cm )

Include Royalty

Penerbit (UncenPress) akan memberikan jaminan berupa hak pendapatan atau keuntungan dari hasil penjualan buku/referensi bacaan atas karya intelektual miliknya, melalui perjanjian kontrak yang telah disetujui antar Penerbit UncenPress dengan Penulis.